Categories
Uncategorized

Hawa Mahal, Kisah Istana Angin Ikon Kota Jaipur India

Jangan berpikir kalau bangunan indah di India hanya Taj Mahal saja ya Sobat! Di sudut lain negara ini, berdiri megah sebuah istana yang juga akan membuat Anda tercengang. Istana ini bernama Hawa Mahal. Istana ini dikenal sebagai istana angin karena jumlah jendela yang dimilikinya cukup fantastis yaitu 953 buah jendela.

Coba Anda bayangkan sebuah istana dengan hampir seribu jendela, mungkin sekilas akan nampak seperti Lawang Sewunya Indonesia! Namun menariknya, istana ini terlihat cantik karena warna cat dinding yang menyerupai warna pink atau peach. Ingin tahu lebih dalam?

Semua Tentang Istana Hawa Mahal

Maharaja Sawai Pratap Singh yang memerintah kota Jaipur pada sekitar tahun 1778 – 1803 membangun sebuah istana untuk para istri, putra dan putrinya. Bangunan ini dimaksudkan  supaya anggota keluarga kerajaan tidak keluar rumah namun tetap bisa mengikuti dan melihat berbagai festival rakyat.

Pada jaman dahulu, keluarga kerajaan terutama kaum wanita sangat dilarang nampak atau tampil di depan umum tanpa mengenakan cadar. Jika seorang anggota kerajaan menampilkan dirinya di hadapan rakyat jelata maka akan dianggap menjatuhkan martabatnya.

Itulah sebabnya sang raja ingin membangun sebuah istana yang memungkinkan para anggota keluarganya tetap bisa melihat ke jalanan dan daerah sekitar. Dibangunlah sebuah istana dengan ratusan jendela supaya para istri, putra dan putri raja bisa menengok apa yang terjadid di luar istana. Pembangunan istana ini dimulai pada tahun 1799 dengan menggunakan arsitek bernama  Lal Chand Ustad.

Visit: https://www.hayatuntour.com untuk mengikuti paket tour pilhan mancanegara.

Berbicara mengenai angin, kata Hawa sendiri berarti angin dan mahal adalah istana. Jadi, Hawa Mahal berarti istana angin. Hal ini dikarenakan jumlah jendelanya yang membuat bagian dalam istana selalu terasa berangin dan selalu sejuk. Jendela-jendela ini disebut dengan “Jharokhas” yang kini sudah banyak ditutup paten supaya tidak rusak karena dibuka tutup oleh pengunjung.

Istana ini menggunakan konsep sarang lebah dengan bentuk yang menyerupai mahkota Krishna, Sang Dewa Hindu. Bangunan ini dibangun menggunakan batu pasir berwarna merah sehingga bisa menghasilkan dinding berwarna merah muda meskipun tanpa cat.

Mungkin inilah sebabnya kota Jaipur mendapat julukan kota Pink. Bangunan setinggi lima lantai ini memiliki banyak sudut-sudut rumit yang terlihat begitu unik. Setiap sisinya dibangun dengan kombinasi keindahan khas India.

Saat melihat istana ini secara sekilas, mungkin kita semua mengira bagian Hawa Mahal dengan Jarokhas atau jendela-jendela adalah bagian depan. Namun, ini salah besar. Bagian yang biasanya dijadikan tempat favorit berfoto ini adalah bagian belakang. Sang arsitek membangun Hawa Mahal di bagian belakang istana. Tempat ini secara langsung terhubung dengan kamar-kamar istri dan para putri.

Dari tempat inilah, para keluarga kerajaan menonton berbagai macam festival rakyat yang tak pernah bisa mereka hadiri. Terlebih lagi bagi kaum perempuan yang diijinkan keluar hanya ketika mereka disunting oleh pria dari kasta yang sama.

Kehidupan keluarga kerajaan ini hanya terbatas Hawa Mahal dan seputaran istana saja. Mereka tidak diijinkan bertemu dengan rakyat jelata, apalagi sampai menjalin hubungan pertemanan. Mungkin terasa menyesakkan, namun itulah budaya bangsa mereka.

Membaca cerita tentang Hawa Mahal mungkin akan membangkitkan rasa penasaran akan negara ini secara lebih mendalam. Namun, masih tersimpan banyak kisah menarik dan seru di balik tempat ini dan wisata lainnya. Tempat ini bukan satu-satunya tempat unik dan menarik di India. Jadi, banyak sekali tempat lain yang bisa Anda jelajahi lebih dalam dengan kisah yang sama indah dan uniknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *